Kamis, Mei 24, 2012

Membebaskan Palestina dari Israel, Bisa!


     
Lebih dari 64 tahun tanah Palestina dalam cengkeraman Israel. Berbagai upaya telah dilakukan untuk membebaskan Negara tersebut, gagal. Kunci kegagalannya, pembebasan itu hanya diserahkan kepada rakyat Palestina sendiri. Belum lagi, tidak semua bangsa Palestina mau berjuang untuk membebaskan negerinya dan justru lebih senang menjadi budak Israel.

     Padahal, jika mau, tidak sulit mengalahkan Israel. Negara Israel berpenduduk hanya sekitar 7,7 juta jiwa. Itu jauh lebih kecil dari penduduk negeri-negeri kaum Muslimin di sekitar Palestina. Hanya persoalannya, tidak ada kekuatan politik yang menggerakkan kaum Muslimin untuk mengusir Israel dari bumi Palestina.

     Fakta menunjukkan, justru para penguasa Arab menjadi ‘anjing penjaga’ bagi negara Israel. Merekalah yang menjaga perbatasan Israel dari masuknya kaum Muslimin yang ingin membantu saudara-saudara mereka di Palestina. Tentara-tentara kaum Muslimin justru mengarahkan moncong senjata mereka kepada saudara-saudara mereka sendiri.

     Sikap para penguasa pengkhianat negeri-negeri Islam ini muncul karena mereka adalah antek-antek Israel dan Amerika, baik langsung maupun tidak langsung. Mereka lebih senang melayani tuannya daripada pengurus nasib kaum Muslimin.

     Maka, Negara Israel dan sekutunya (Amerika dan Barat) harus dihadapi dengan negara yang memiliki kekuatan politik setara. Dan itu hanya bisa terwujud jika kaum Muslimin bersatu di bawah satu panji Islam ‘Laa ilaha illaLlah, Muhammadur rasulullah’.

     Hanya dengan itulah, negara Palestina bisa kembali ke pangkuan kaum Muslimin dan Israel bisa dihapuskan dari peta dunia. Maka, perjuangan menegakkan kembali Daula Khilafah untuk membebaskan negeri-negeri Muslim dari tangan penjajah dan dari antek-antek kafir menjadi sebuah keniscayaan. [] Mujiyanto—Media Umat

Tidak ada komentar: