- Modul TKJ 01_menginstalasi_pc
- Modul TKJ 02_mendiagnosis_permasalahan_pengoperasian_pc_dan_periferal
- Modul TKJ 03_melakukan_perbaikan_dan_atau_setting_ulang_sistem_pc
- Modul TKJ 04_melakukan_perbaikan_periferal
- Modul TKJ 05_melakukan_perawatan_pc
- Modul TKJ 06_melakukan_perawatan_periferal
- Modul TKJ 07_menginstalasi_sistem_operasi_berbasis_gui
- Modul TKJ 08_mem-backup_dan_me-restore_software
- Modul TKJ 09_menginstalasi_sistem_operasi_berbasis_text
- Modul TKJ 10_menginstalasi_perangkat_jaringan_lokal__lan
- Modul TKJ 11_mendiagnosis_permasalahan_pengoperasian_pc_yg_tersambung_jaringan
- Modul TKJ 12_melakukan_perbaikan_dan_atau_setting_ulang_koneksi_jaringan
- Modul TKJ 13_menginstalasi_sistem_operasi_jaringan__berbasis_gui
- Modul TKJ 14_menginstalasi_sistem_operasi_jaringan_berbasis_text
- Modul TKJ 15_menginstalasi_perangkat_jaringan_berbasis_luas__wan
- Modul TKJ 16_mendiagnosis_permasalahan_perangkat.....
- Modul TKJ 17_mengadministrasi_server_dalam_jaringan
- Modul TKJ 18 _merancang_bangun_dan_menganalisa_wide_area_network
Selasa, Agustus 18, 2009
Modul TKJ Gratis (Modul 1 sampai 18)
Senin, Agustus 17, 2009
Khutbah Rasulullah Menyambut Ramadhan
Selain memerintah shaum, dalam menyambut menjelang bulan Ramadhan, Rasulullah selalu memberikan beberapa nasehat dan pesan-pesan. Inilah ‘azimat’ Nabi tatkala memasuki Ramadhan.Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.
Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.
Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.
Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.
Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.
Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”
Rasulullah meneruskan: “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”
Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kai-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.
Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.
Wahai manusia! sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.”
“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”
“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.”
“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”
Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah saw, “Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.”
“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.”
“Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya.”
“Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya . Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.”
“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah).
sumber: Hidayatullah.com
Kamis, Agustus 06, 2009
Jelang Ramadhan & Doa Harian Ramadhan
Allaahumma baariklana fii Rajab wa Sya’ban, wa ballighnaa Romadhon.
(Ya Allah… berkatilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah kami pada bulan Romadhon)
Amien.
* Ada doa harian Ramadhan yang sengaja saya download dari dudung, jika berminat silahkan download di bawah
Selasa, Juni 02, 2009
Bebaskan Ibu Prita
quote:
"Dan setelah beberapa kali kami ditipu dengan janji maka sebenarnya adalah hasil lab saya 27.000 adalah fiktif dan yang sebenarnya saya tidak perlu rawat inap dan tidak perlu ada suntikan dan sesak napas dan kesehatan saya tidak makin parah karena bisa langsung tertangani dengan baik."
selengkapnya baca: suarapembaca.detik.com
Ibu dua anak yang masih kecil-kecil itu ditahan di LP Wanita Tangerang sejak 13 Mei lalu dengan tuduhan pencemaran nama baik RS Omni International Tangerang lewat internet.
Saat ini telah dilakukan penggalangan dukungan di facebook, 'Bebaskan Ibu Prita Mulyasari Dari Penjara dan Segala Tuntutan Hukum' dengan 3 poin:
1. Cabut segala ketentuan hukum pidana tentang pencemaran nama baik karena sering disalahgunakan untuk membungkam hak kemerdekaan mengeluarkan pendapat.
2. Keluhan/curhat ibu Prita Mulyasari thd RS Omni tidak bisa dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) UU ITE.
3. Keluhan/curhat Ibu Prita Mulyasari dijamin oleh UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
4. RS Omni hendaknya memberikan HAK JAWAB, bukan melakukan tuntutan perdata dan pidana atas keluhan/ curhat yg dimuat di suara pembaca dan di milis2.
Masih adakah rasa kemanusiaan kita? Mari kita support bersama.
Be NEGATIVE! [1]
maka Anda akn menemukan berbagai ujian
dan tantangan tanpa henti. santailah sejenak dan lihat ke belakang.
Anda akan menemukan bahwa semua batu ujian dan tantangan
itu telah berubah menjadi emas dlm genggaman.
Tapi hati-hati, di depan saat ini sedang
menungu batu ujian yg lbh besar lagi...
days is, of
course, how we
spend our lives"
important thing. it's the road you
take to get there. the road u take is what
u'll look back on and call your life.
apabila gagasal gagal diperankan oleh seorang detektif,
maka buronan kita di sini adalah mengejar target-target berikutnya
sbg keputusan utk bangkit kembali.
berbagai kesalahan posisi maupun lokasi bahkan situasi akan menjadi
santapan harian proses ini. namun dg kesalahan2 yg ada,
tersimpan banyak sekali potensi tak terduga yg justru
menjadi penguat strategi di dlm pengejaran ketinggalan2
yg tdk terjamah sebelumnya. & anda tdk akan menyadari
mendapatkan sesuatu yg jauh lebih baik dari kesalahan
atau kegagalan yg telah anda tinggalkan. bukankah kesalahan fatal
columbus mencari jalan ke asia terbayar dg menemukan amerika?
entrepreneur sejati, memandang kegagalan sbg batu loncatan
utk memperbarui kinerja bisnis mereka di masa mendatang.
sy tdk mau menghabiskan waktu memikirkan kegagalan,
yg ada adlah bagaimana cara memaksimalkan kesalahan
yg telah terjadi menjadi target perbaikan bahkan menjadi blessing in disguise...
senang sekali melihat kegagalan2 org lain yg menjadikannya sejarah dlm arena bisnis.
sebut saja xerox yg gagal membuat mesin utk menduplikasi foto,
namun menjadi sejarah bagi lahirnya mesin fotocopy.
tentukan buronan anda agar dg jelas teridentifikasi
utk segera ditangkap, nikmati proses pengejarannya
krn anda tdk akn pernah berhenti pada buronan itu.
ingat setelah buron satu tertangkap,
anda memiliki buron lainnya yg lebh handal dan pinta.
karena hebatnya proses
tempaan keras yg menimpanya..."
Kamis, Mei 14, 2009
Hari Moekti: Hidup itu Pilihan!
| | | | |
| | |
|
Ramadhan 1995, aku diundang dalam acara dialog interaktif 'Buka Puasa Bersama Artis' di SMAK Analisis Kimia Bogor. Saat itu dialog dengan Adi Maretnas dengan moderator Muhammad Syamsul Arifin. Adi ini kok pinter banget, pikirku. Masih muda tapi otaknya seperti kiai saja, karena semua argumenku terbantahkan. Usai acara Syamsul ngobrol denganku. Dia mengajak aku untuk mengaji kepadanya. Aku bertanya, boleh enggak aku mengaji lagi di tempat lain. ”Boleh, ngaji itu bisa ke mana saja. ”Yang penting kita punya pemahaman,” jawab Syamsul. “Pemahaman apa?” tanyaku.”Kepemimpinan berpikir, pemimpin kita itu bukan perasaan tetapi pikiran kita yang diatur oleh syariah Islam. Jadikanlah Islam sebagai kepemimpinan berpikir” tandasnya. ”Intelek sekali, hebat banget ucapan-ucapan kayak begini,” ujarku dalam hati. Ia berbicara panjang lebar. Akhirnya aku mengerti ternyata sekitar 80 persen ajaran Islam adalah terkait politik. Artinya sebagian besar ajaran Islam itu mengatur seluruh kehidupan manusia, seperti pendidikan, ekonomi, budaya, peradilan, pemerintahan dan lainnya. Sisanya, ya terkait ibadah mahdlah dan lainnya.
Seperti Lilin Sejak itu aku dibina seorang ustadz muda secara rutin dengan berbagai dalil. Di antaranya Surat Al-Mulk ayat 2, agar Dia menguji kalian siapa di antara kalian yang amal perbuatannya paling sempurna. Aku sebagai artis banyak amalnya. Membangun masjid, sunatan massal, sedekah menyekolahkan anak-anak orang miskin tetanggaku dan menyantuni anak yatim. Sindiran apa yang kudapat, ”Hari Moekti itu bagaikan lilin yang menyala bermanfaat menerangi lingkungan tetapi tubuhnya terbakar”. Artinya, pikiranku, hartaku, tenagaku, itu bermanfaat bagi orang lain tetapi akan mencelakakanku di akhirat, karena tidak mendapat ridla Allah. Benarkah amalku selama ini tidak diridhai Allah? Aku terus mencari jawaban. Ayat Al Mulk itu ternyata menjelaskan bahwa ahsan amalan (perbuatan terbaik) itu harus dilandasi dengan niat ikhlas dan cara yang benar berdasarkan tuntunan Rasulullah. Aku lalu berpikir, apakah waktu menyumbang niatku ikhlas dan memperolehnya dengan benar? Dari situlah aku belajar memahami Surat Al-Fatihah, Alhamdulillahirabbil 'alamiin, segala puji bagi Allah Yang mengatur alam semesta. Maknanya, tidak layak dipuji, tidak layak memuji selain Allah. Sebagai artis, aku selalu ingin dipuji, selalu ingin memuja selain Allah. Sedangkan orang yang ihsan itu Mukmin yang beribadah, semata-mata hanya karena Allah. Orang ikhlas itu selalu menutupi amal shalihnya sebagaimana ia menutupi keburukannya. Seperti orang yang kentut tanpa suara tapi baunya ke mana-mana. Pasti malu bila ketahuan kentut. Agar tidak ketahuan, pura-pura tidak merasa kentut. Jadi kalau orang ikhlas itu amal shalihnya bila tercium orang lain pura-pura tidak tahu. Kalau aku, saat itu, malah senang diberitakan di radio, televisi dan koran. Harusnya seperti orang yang kentut tadi, ia berharap agar baunya cepat-cepat hilang, bersyukur kalau tidak ada orang yang mengetahui kalau ia yang kentut. Lantas apakah harta yang kuperoleh itu dari jalan yang benar? Pertanyaan itu berkecamuk dalam benakku. Ihdinashirathal mustaqiim, tunjukilah kami jalan yang lurus. Jalan yang lurus itu sirathal ladziina an'amta 'alaihim, jalannya orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, yakni Nabi-Nabi dan para pengikut setianya. Bukti sebagai pengikut setia itu ya tentu saja yang mengikuti Nabi Muhammad SAW. Karena, tidak beriman seseorang di antara kalian, sehingga hawa nafsunya mengikuti apa-apa yang kubawa, begitu sabda Nabi SAW. Apa yang Nabi Muhammad SAW bawa? Yaitu Alquran dan Sunnah. Yang kemudian diijtihad oleh para mujtahid dan diperkenalkanlah kepada kita sebagai syariah Islam dengan hukum yang lima itu, wajib, sunah, mubah, makruh dan haram. Ghairil maghdhubi 'alaihim, dan bukan jalannya orang-orang yang Engkau murkai. Mengapa kaumYahudi dimurkai padahal mereka adalah orang-orang yang cerdas? Ya karena kecerdasannya dipakai untuk merusak umat Islam. Jadi artis sebenarnya adalah ujung tombak Yahudi untuk menyebarkan paham setan, di antaranya adalah seks bebas dan sinkretisme agama. ”Jadi aku harus meninggalkan dunia artis ini?” tanyaku. ”Oh terserah Kang Hari, ente kan sudah paham tentang qadla dan qadar bahwa hidup itu pilihan,” ujar Syamsul.
Terus aku berdoa kepada Allah, ”Ya Allah berikan aku kekuatan untuk mampu meninggalkan apa saja yang Engkau tidak sukai dan gantikanlah aktivitas kehidupanku ke aktivitas yang Engkau ridhai”. Doa itu kupanjatkan di Padang Arafah ketika ibadah Haji awal tahun 1996. Pulang naik haji, aku berubah total. Tanpa ragu kutinggalkan dunia artis ketika kontrak sinetron dan iklan tinggal kutandatangani saja. Bahkan kontrak menyanyi yang sedang berlangsung, kubatalkan. Karena aku paham, dunia artis itu banyak keharamannya. Memang, hukum nyanyinya sih mubah tetapi aktivitas lainnya yang terkait nyanyi banyak haramnya. Aku baru naik panggung saja, para penonton sudah mabuk. Campur baur laki-laki dan perempuan. Aku nyanyi, yang nonton memujaku, jatuh syirik nantinya. Si penyanyinya itu, tidak bisa dihilangkan dari rasa ingin dipuji, ujub namanya. Itu yang aku rasakan. Dua belas tahun aku sebagai artis dipuja-puja setan. Ternyata, saat itu, aku juga setan. Astaghfirullah. Satu setengah tahun sejak dialog di SMAK itu, aku baru ngeh bahwa ustadz muda itu adalah aktivis Hizbut Tahrir. Kemudian aku diminta bergabung berdakwah, berjuang bersama untuk menyadarkan umat agar mau menegakkan kembali institusi politik Islam yakni Khilafah Islam. Aku jawab, kenapa tidak dari dulu saja Tadz![] joko prasetyo |
Selasa, Mei 05, 2009
Isteri dan Bidadari Surga
Isteri dan Bidadari Surga
TANYAAssalamu'alaykum wr. wb.
Saya seorang suami yang baru berumah tangga selama dua tahun, sudah hampir satu tahun ini saya ditinggal wafat oleh istri tercinta yang sedang hamil delapan bulan anak pertama yang sangat kami harapkan.
Pertanyaan saya, apakah ada doa khusus yang dicontohkan oleh Rasulullah saw untuk mendoakan wafat seorang istri yang sedang hamil supaya di akhrat nanti saya dapat bertemu dan berkumpul kembali bersama mereka? syukron jazakumullah.
Wassalamu'alaykum wr. wb.
Agus
Jawaban
Wa'alaikumussalam wr. wb.
Doa untuk orang yang sudah meninggal adalah sebagai berikut:
" اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ، وَعافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وأكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بالمَاءِ والثَّلْجِ وَالبَرَدِ، ونَقِّهِ منَ الخَطايا كما نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وأبْدِلْهُ دَاراً خَيْراً مِنْ دَارِهِ، وَأهْلاً خَيْراً مِنْ أهْلِهِ، وَزَوْجاً خَيْراً مِنْ زَوْجِهِ، وأدْخِلْهُ الجَنَّةَ، وأعِذْهُ مِنْ عَذَابِ القَبْرِ أو مِنْ عَذَابِ النَّارِ "
Didalam riwayat muslim lainnya disebutkan " وَقِهِ فتْنَةَ القَبْرِ وَعَذَابَ النَّارِ "
Dan apabila anda ingin menambah doa-doa lainnya yang secara khusus ditujukan untuk istri anda maka diperbolehkan bagi anda dengan menggunakan bahasa Indonesia dan berdoa sekehendak anda untuk kebaikannya di akhirat serta kebaikan anda dan keluarga yang ditinggalkannya.
Dalam hal berdoa dengan menggunakan bahasa selain arab ini maka Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa berdoa diperbolehkan dengan menggunakan bahasa arab dan selain bahasa arab. Dan Allah swt mengetahui maksud dari orang yang berdoa dan keinginannya walaupun orang yang bersangkutan kurang baik didalam menyebutkannya. Dan Allah swt mengetahui kegaduhan suara-suara yang berdoa dengan berbagai bahasa untuk berbagai macam keperluan.” (Majmu’ al Fatawa juz XXII hal 488 – 489)
Bagaimana Keadaan Seorang Istri di Surga
Adapun jika seorang wanita meninggal sebelum dia sempat menikah dengan seorang laki-laki maka Allah lah yang menikahkannya kelak di surga dengan seorang lelaki dunia, sebagaimana sabda Rasulullah saw,”Tidaklah ada di surga seorang bujang.” (HR. Muslim). Syeikh Ibnu Utsaimin mengatakan bahwa jika seorang wanita belum menikah di dunia maka Allah swt yang menikahkannya dengan seseorang yang menyedapkan pandangan matanya di surga. Kenikmatan di surga tidaklah terbatas untuk kaum laki-laki akan tetapi untuk kaum laki-laki dan wanita dan diantara kenikmatan itu adalah pernikahan. Demikian halnya dengan seorang wanita yang meninggal dalam keadaan sudah dicerai.
Demikian pula terhadap seorang wanita yang suaminya tidak masuk surga, Syeikh Ibnu Utsaimin mengatakan bahwa seorang wanita yang masuk surga dan belum menikah atau suaminya tidak termasuk kedalam ahli surga maka jika wanita itu masuk surga dan di surga terdapat lelaki dunia yang belum menikah maka seorang dari merekalah yang menikahinya.
Adapun seorang wanita yang meninggal setelah menikah dan dia termasuk ahli surga maka di surga dia akan bersama suaminya yang menikahinya saat meninggalnya.
Adapun seorang wanita yang ditinggal suaminya terlebih dahulu kemudian ia tidak menikah lagi setelahnya hingga dia meninggal dunia maka wanita itu akan menjadi istrinya di surga.
Adapun seorang wanita yang ditinggal suaminya terlebih dahulu kemudian ia menikah lagi setelah itu maka wanita itu menjadi istri bagi suaminya yang terakhir walaupun wanita itu pernah menikah dengan beberapa laki-laki, sebagaimana sabda Rasulullah saw,”Seorang istri untuk suaminya yang terakhir.” (Silsilatu al Ahadits ash Shahihah Lil Albani) dan perkataan Hudzaifah kepada istrinya,”Jika engkau mau menjadi istriku di surga maka janganlah engkau menikah sepeninggalku. Sesungguhnya seorang istri di surga adalah untuk suaminya yang terakhir di dunia. Karena itu Allah swt mengharamkan istri-istri Nabi untuk kmenikah sepeninggal beliau saw karena mereka adalah istri-istrinya saw di surga.” (http://forum.islamstory.com)
Wallahu A’lam
source: eramuslim
Selasa, April 28, 2009
Pendi Liong: Dari Bisnis Maksiat Menuju Bisnis Islami
Pencarian kebenaran agama kujalani selama 15 tahun hingga di Stafushire Inggris.
Namaku Muhammad Pendi Leong, lahir 10 November 1972. Aku dilahirkan di keluarga Tionghoa beragama Budha. Sejak kecil aku hidup dalam keluarga yang memiliki harta yang berkecukupan. Orang tuaku pemilik sebuah Supermaket ternama di kota Medan yakni, Macan Yohan Supermaket. Karenanya mereka menyekolahkanku sejak kecil di Dunmand Schools Singapura.
Sejak aku SD, umur sepuluh tahun, aku selalu berpikir tentang tuhan dan mencari kebenaran adanya tuhan. Padahal saat itu aku masih kecil dan tidak mengerti tentang agama. Selalu saja timbul pertanyaan di hatiku; kenapa banyak agama padahal tuhan hanya satu? Kenapa manusia saling berselisih padahal tuhannya sama? Saat itulah aku hidup dengan tanda tanya.
Singkat cerita, dalam perjalanan studiku di negeri tetangga, aku selalu mencari kebenaran tentang tuhan. Hingga aku terkadang lupa akan studiku. Selama 15 tahun aku mencari kebenaran agama Kristiani dan Hindu di sana. Aku belajar secara ilmiah dan bertanya langsung dengan tokoh agama (pendeta).
Herannya, selama itu pula belum terbisikkan sedikitpun tentang Islam. Aku pun terus penasaran. Perjalanan mencari kebenaran tuhan itupun kulakukan hingga di Stafushire Inggris, tempatku kuliah.
Mengenal Islam
Tahun 1995 aku kembali ke Medan. Aku melanjutkan bisnis orangtuaku sebagai direktur supermarket milik orang tuaku. Sampai tahun 1998 usahaku maju dan berkembang hingga aku memiliki banyak tempat hiburan malam (diskotik, cafe dan restoran) di Jl Thamrin Medan ketika itu. Puluhan juta rupiah pun kuhasilkan setiap malam.
Aku mulai mengenal Islam, ketika sehari sebelum Rama-dhan tahun 1998, saat aku hendak pulang ke rumah di kompek Pondok Asri Medan dari Planet Cafe tempat usahaku. Sepeti biasa, aku mendengarkan radio untuk menghilangkan kepenatan di mobilku. Saat aku pencet powernya, langsung terdengar kumandang adzan. Sontak aku heran atas apa yang terjadi di badanku. Pasalnya, badanku kontan merinding gak karuan ketika mendengarnya. Ini kejadian aneh, menurutku.
Tak lama kemudian, melalui kaca samping mobilku, aku melihat banyak umat Islam yang berbondong -bondong menuju mesjid. Sejak itulah, aku tahu kalau adzan adalah panggilan shalat untuk orang Islam.
Setelah kejadian itu, setiap menjelang magrib dan terdengar suara adzan selalu saja badanku meriang. Hati ini seakan ada yang mengajarkan sesuatu tentang kebenaran. Keanehan lain, ketika ada yang datang bertamu selalu saja aku ceramahi, dan tidak lagi selalu bercerita tentang bisnis. Begitu selanjutnya hingga berakhir Ramadhan tahun itu.
Kejadian aneh pada suatu hari aku bermimpi. Dalam mimpi, aku bertemu dengan dua orang berjubah putih mengetuk pintu kamar. Setelah itu, mereka masuk ke kamar kemudian aku keluar dengan jubah hitam bersama mereka. Kejadian itu seakan sangat nyata sekali.
Tiga hari kemudian, kejadian aneh juga terjadi ba'da magrib saat aku pulang dari kantor. Ketika itu, aku duduk istirahat bersantai di salah satu ruangan di rumahku. Di ruang kosong sebelah ruangan di mana aku duduk terdapat sebuah cermin hias di atas meja. Saat itu cermin tersebut jatuh, sontak aku kaget karena mendengar suara cermin pecah. Padahal cermin itu di atas meja, padahal dilihat dari posisinya, tidak mungkin cermin itu jatuh- kalau tidak dihembus angin yang kencang. Tapi karena sudah jatuh dan pecah akupun bergegas untuk membersihkan serpihan cermin tersebut. Tidak kuhiraukan lagi apa penyebab jatuhnya.
Namun saat aku bersihkan bekas pecahan cermin, tepat bagian belakang penyokongnya ada satu tulisan yang aku ketahui sebelumnya tulisan Arab. Karena tidak mengerti apa bacaannya, kemudian kupanggillah pembantuku. Dan kutanya, tulisan apa itu? Ia menjawab, ''Itu tulisan Allah tuhan kami''. Kemudian badanku bergetar ini dan merasa tidak enak. Sontak aku seakan diajak kembali mengingat secara cepat dan rinci tentang masa kecilku ketika aku bertanya tentang tuhan.
Kemudian, aku hubungi teman dekatku, Mas Sukri ketika itu sebagai Danramil Bukit Tinggi dan aku banyak bercerita dengan dia tentang kejadian kejadian aneh yang aku alami. Keeseokan harinya, ia langsung mengajakku ke Mesjid Al Manar, Jl Amanliun, dan di sanalah aku bersyahadat dan disaksikan oleh Mas Sukri.
Tantangan Bisnis Dan Keluarga
Awalnya, orang tuaku belum tahu kalau aku sudah masuk Islam. memang aku juga tidak memberi tahu mereka. Namun mereka sudah mendengar dari orang lain.
Suatu saat mereka mengajakku untuk makan di salah satu rumah makan yang menyediakan makanan yang haram bagi umat Islam. Saat ditawari makanan haramitu, aku menolak. Langsung mereka bertanya, ”Apakah kamu sudah masuk Islam?” Langsung kujawab, ”Ya.” Orang tuaku langsung memberikan iming- iming agar aku kembali ke agama Budha. Sampai-sampai akhirnya mereka mengancam untuk menarik semua asetnya di Supermaket yang kukelola. Akhirnya mereka memang mengambil semua aset dan menyerahkan posisiku kepada adikku. Tidak hanya itu, mereka juga tidak menganggapku sebagai anaknya.
Tinggal sebuah rumah yang kupunya. Sejak itu, dua tahun aku tidak pernah keluar rumah. Di samping karena masih merasa 'malu' karena awalnya berkehidupan cukup selanjutnya tidak lagi, juga karena sejak itu tidak ada usaha yang bisa kulakukan.
Dalam dua tahun itu aku belajar dengan Pak Nur tentang Islam. Mulai dari belajar membaca Alquran hingga belajar banyak tentang Islam sebagai sebuah ideologi. Selama itulah juga di tahun 2003 aku membuka les bahasa Inggris dan belajar Alquran di rumah untuk menambah biaya hidup.
Meski tak dianggap anak lagi, aku tetap berusaha mengunjungi orang tuaku. Suatu saat di tahun 2004, akhirnya mereka menerimaku kembali.
Saat itulah aku mulai membuka supermaket Macan Syariah (di ambil dari nama Macan Yohan) yang berbasis Islam. Tantangan pun belum berhenti. Tidak gampang mengembangkan bisnis seperti ini. Dengan loby dan komitmen bahwa, 'halal itu barakah' akhirnya aku dapat membuka supermaket berbasis syariah dengan nama yang baru yakni Madinah Syariah yang hingga kini menjadi satu satunya supermarket berbasis Islam. Insyaallah.[] dani umbara lubis kontributor medan, olahan wawancara/www.mediaumat.com
Jumat, Maret 13, 2009
Alhamdulillah
terima kasih temans yg telah banyak membantu, baik doa, tenaga, fikiran serta dana. semua sangat berarti bagi kami. wabil khusus kepada emak+bapak... akur terus yaa, juga my big family.... kompak!
Dr. dr. Siti Chandra SPOG, klinik aisyah, RSI Aisyah Malang...pelayanannya terjamin.
mbak umi dirgantara 'dukun akupuntur' yg byk memberi nasihat2 serta wejangan herbalnya.
tak lupa juga kepada embah dukun bayi berumur 135 th yg telah 'ngoyok' (menata bayi di kandungan supaya proses persalinan lancar).
juga temans lain yg tak mungkin kami sebutkan 1/1 (saking banyaknya).... tenkyuu all.
akhirnya... pada Rabu 12 Maret 2009 Jam 2.35 dini hari Putra kami lahir selamat dengan berat 3 kg dan tinggi 50 cm.
Rencana dihari ke7:
1. mencukur rambutnya (ditimbang n dikurskan dg emas, disedekahkan)
2. khitan (msh konsultasi dg para ustadz n paramedis)
3. aqiqah (semoga ada rizki)
4. memberi nama (msh menampung aspirasi, ada uzul?)
Yg berbahagia, gatot wisnu + ariani k.
Selasa, Februari 10, 2009
Nyontek, Human v Education Error
Mencontek, jual beli jawaban ujian sampai jual beli ijazah instan adalah potret buram pendidikan di Indonesia. Fonema ini justru kian dianggap biasa dan lumrah. Pendidikan dianggap hanyalah investasi mendapat ijazah untuk mendapatkan lapangan pekerjaaan.
Demi mendapat ijazah sekolah dengan nilai jual tinggi para orang tua berlomba-lomba memasukan anak-anak mereka ke sekolah-sekolah unggulan. Dari usia pendidikan dini, anak-anak telah dijejali banyak beban pelajaran yang dianggap perlu sebagai bekal masa depan mereka. Pernahkah para orang tua tersebut menyadari apa sesungguhnnya potensi dan minat bakat anak-anak mereka? Pernahkah orang tua memberi pilihan, sekolah seperti apa yang mereka inginkan?
Tak sedikit orang tua memiliki parameter sekolah unggul dinilai dari prosentase jumlah siswa yang lulus UAN padahal tak semua peserta lulus UAN adalah “nyata” pandai dan peserta yang tidak lulus UAN adalah “nyata” tak pandai.
Demi mengejar kursi di sekolah unggulan sejak SD (Sekolah Dasar) para orang tua ramai-ramai memberi les tambahan yang sebenarnya justru memperparah kelelahan otak dan mental anak-anak mereka. Seandainya para orang tua tahu, bahwa standar jam belajar siswa SD menurut UNESCO hanya 800 jam per tahun atau rata-rata 16 – 17 jam per minggu, mungkin mereka akan merasa kasihan pada perkembangan psikologis anak-anaknya.
Montessori menyatakan bahwa setiap anak adalah unik dan berbeda dari orang dewasa. Anak kecil bukanlah orang dewasa dengan tubuh kecil, anak memiliki daya pikir, kekuatan konsentrasi dan pengarahan diri yang jelas tak sama dengan orang dewasa.
Karena itu, pengukuran kepandaian dengan angka dan tolok ukur yang sama rata juga sangat tidak relevan, karena setiap pribadi yang unik tersebut memiliki potensi kecerdasaan yang berbeda-beda. Multiple Intelligences yang dikembangkan oleh H. Gardner menyatakan bahwa setiap individu memiliki kecerdasan tertentu yang menonjol.
Berdasarkan kemampuan yang dimiliki otak dalam menyerap, mengelola dan menyampaikan informasi, maka cara belajar individu dapat dibagi dalam beberapa kategori yaitu spatial, auditory-musical, linguistic, kinesthetic, mathematical, interpersonal, dan intrapersonal. Masing-masing ditandai dengan ciri perilaku tertentu. Bila mendapatkan rangsangan yang sesuai, ia akan mudah menyerap pelajaran. Karena itu, sungguh tidak adil bila, dalam sebuah kelas dengan metode dan media pembelajaran yang sama, beberapa individu dikatakan “bodoh” karena tidak dapat mengikuti proses pembelajaran dan gagal pada test.
Tak sedikit guru yang mengeluh bahwa terdapat beberapa “oknum” di kelasnya yang dinilai sebagai biang onar, si pemalas, dan si apatis. Seandainya para orang dewasa menyadari bahwa kenakalan-kenakalan tersebut adalah sebuah protes atas cara belajar yang dipaksakan dan sangat tak sesuai dengan karakteristik cara belajar mereka.
Thomas Armstrong, pakar Multiple Intelligences, menyatakan ada cara sederhana mengenali kecerdasan-kecerdasan yang menonjol melalui kenakalan mereka di kelas. Jika diamati, ternyata kenakalan anak-anak itu berbeda-beda ekspresinya. Anak dengan kecerdasan linguistik biasanya sering membuat celetukan dan canda kata-kata. Anak dengan kecerdasan spasial akan mencoret-coret. Anak dengan kecerdasan interpersonal akan mengobrol dengan teman-temannya. Sedangkan anak dengan kecerdasan kinestetis tidak bisa duduk diam dan terus bermain kejar-kejaran .
Sindiran apa yang kudapat, ”Hari Moekti itu bagaikan lilin yang menyala, bermanfaat menerangi lingkungan tetapi tubuhnya terbakar”.